Selasa, 04 Desember 2012

Alat Kesehatan


Pendahuluan
Sepertinya juga dalam hal obat, dimana kita juga memerlukan alat-alat kesehatan untuk menunjang cara kerja dari obat ataupun untuk hal lain yang berhubungan dengan kesehatan.
Sejak sebelum perang Dunia II di Indonesia sudah mengenal pabrik alat kesehatan yang pertama yaitu AESCULAP dari daerah Tuttlingen – Jerman Barat. Kemudian tumbuh banyak pabrik-pabrik alat kesehatan/kedokteran, dengan nama-nama yang kita kenal, diantaranya :
DIMEDA, CHIRON, DIENER, REICODENT, RUDOLF, MARTIN, dll.
Di Negara Pakistan kini mempunyai daerah yang bernama SIALKOT, yaitu Tuttlingrnnya Pakistan, dimana terdapat banyak pabrik-pabrik alat kesehatan/kedokteran, dengan nama-nama yang kita kenal. Bahkan diantaranya pernah dijumpai bahwa Negara asing lain diantaranya Jepang memesan alat-alat dari Pakistan untuk diekspor kembali ke Negara berkembang lain dengan diberi/tanpa nama lain.
Karena itu pula pemerintah Indonesia mengadakan wajib daftar/registrasi alat kesehatan yang dituangkan dalam peraturan Men.Kes no. 326/Men.Kes/Per/XII/1972.
Juga pemerintah Indonesia melarang mengimport alat kesehatan yang di Negara asalnya dilarang beredar. Hal ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Kesehatan no.220/Men.Kes./Per/IX/1976 – pasal 4.
Selain itu setiap pedagang besar alat kesehatan harus mempunyai izin khusus yang dituangkan dalam peraturan Menteri Kesehatan no. 236/Men.Kes/Per/X/1977 ttg. 5 Oktober 1977.

  
Tinjauan Pustaka

PERIHAL ISTILAH/NAMA ALKES
Dalam bahasa Inggris kita kenal dengan nama/istilah : Medical-Instrument. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, akan menjadi: Alat-alat kedokteran atau alat-alat medis. Dalam bahasa Indonesia kita kenal dengan nama/istilah: ALAT/ALAT KESEHATAN atau disingkat dengan ALKES. ALKES memiliki ruang lingkup yang lebih luar daripada alat kedokteran. Tetapi akan lebih lengkan lagi apabila ALKES ini ditambah dengan alat-alat untuk penyelidikan, sehingga namanya berubah menjadi ALAT_ALAT KESEHATAN & PENYELIDIKAN atau disingkat dengan nama AAKP atau A2KP.
DEFINISI ALKES
Menurut peraturan Menteri Kesehatan R.I. no. 220/Men.Kes/Per/IX/1976 tertanggal 6 September 1976, yang dimaksud dengan :
ALAT KESEHATAN (ALKES) adalah barang, instrument, aparat atau alat termasuk tiap komponen, bagian atau perlengkapanya yang diproduksi, dijual atau dimaksudkan untuk digunakan dalam :
a.       Pemeliharaan dan perawatan kesehatan, diagnose, penyembuhan, peringanan atau pencegahan penyakit, kelainan keadaan badan atau gejalanya pada manusia.
b.      Pemulihan, perbaikan atau perubahan suatu fungsi badan atau struktur badan manusia.
c.       Dignosa kehamilan pada manusia atau pemeliharaan selama hamil dan setelah melahirkan termasuk pemeliharaan bayi.
d.      Usaha mencegah kehamilan pada manusia dan yang tidak termasuk golongan obat.
Jelas disini belum tercakup alat-alat kesehatan yang dipergunakan untuk veteriner dan yang untuk penyelidikan.
  
PENGGOLONGAN ALAT-ALAT KESEHATAN
Penggolongan ALKES bias dibagi menurut macam-macam keadaan, ditinjau dari segi apa, misalnya saja, menurut :
1.      Fungsinya
2.      Sifat pemakaianya
3.      Kegunaanya
4.      Umur peralatan
5.      Macam & bentuknya
6.      Keputusan Men.Kes. R.I. no. 116/SK/79
7.      Kepraktisan penyimpanan
Penggolongan menurut fungsinya :
A.    Peralatan medis :
1. Instrumen atau perlengkapan seperti : X-Ray, I.C.U., ICCU, Obygn, Emergency dept, kardiologi, operating theatre dll.
2. utensilien seperti Nierbekken, alat pembalut, urinal, bedpan, catheters dll.
B.     Peralatan non-medis, seperti : dapur, generator, keperluan cucin (laundry), dll.
Penggolongan menurut sifat pemakaiannya.
1.      Peralatan yang habis dipakai (consumable)
2.      Peralatan yang dapat digunakan secara terus-menerus.


Penggolongan menurut kegunaanya
Sesuai dengan kepentingan penggunaanya, peralatan itu dapat dibagi sebagai berikut :
Peralatan THT, peralatan Bedah, peralatan Obygn, peralatan Gigi, Peralatan Orthopedi, dll.

Penggolongan menurut umur peralatan.
Termasuk disini juga system penghapusannya, misalkan saja :
1.      Yang tidak memerlukan pemeliharaan atau yang hanya untuk satu kali pakai (disposable) atau yang habis terpakai (consumable) atau yang mempunyai “unit cost” rendah seperti alat suntik, pincet, gunting, alat bedah, selimut dll.
2.      Alat-alat yang penting, atau alat dengan waktu penyusutan lebih dari 5 tahun seperti peralatan Laboratorium, peralatan ruang bedah dll.
3.      Alat-alat berat dengan waktu penyusutan lebih dari 5 tahun atau dikaitkan dengan bangunan dimana alat itu ditempatkan seperti alat  X-Ray, alat sterilisasi, perlengkapan dapur, pencucian dll.

Penggolongan menurut macam dan bentuknya.
1.    Alat-alat kecil dan yang umum seperti  jarum, semprit, alat bedah, alat THT, alat gigi, catheter, alat orthopedic, film X-ray dll.
2.    Alat perlengkapan Rumah Sakit, seperti meja operasi, autoclave, stelirizer, lampu operasi, unit perlengkapan gigi dll.

Penggolongan menurut Keputusan Menteri Kesehatan R.I. no. 116/SK/79 :
1.      Preparat untuk pemeliharaan dan perawatan kesehatan.
2.      Pestisida dan insectisida pembasmi hama manusia dan binatang piaraan.
3.      Alat perawatan yang digunakan dalam salon kecantikan.
4.      Wadah dari plastic dan kaca untuk obat dan injeksi, juga karet tutuup botol infuse.
5.      Peralatan obstetric dan gynecology.
6.      Peralatan anesthesia.
7.      Peralatan dan perlengkapan kedokteran gigi.
8.      Peralatan dan perlengkapan T.H.T.
9.      Peralatan dan perlengkapan mata.
10.  Peralatan Rumah Sakit.
11.  Peralatan Kimia.
12.  Peralatan Hematologi.
13.  Peralatan Imunologi.
14.  Peralatan Mikrobiologi.
15.  Peralatan Patologi.
16.  Peralatan Toksikologi.
17.  Peralatan Ortopedi.
18.  Peralatan Rehabilitasi.
19.  Peralatan Bedah Umum dan Bedah Plastik.
20.  Peralatan Kardiologi.
21.  Peralatan Neurologi.
22.  Peralatan Gastro Enterologi dan Urologi
23.  Peralatan Radiologi.
Penggolongan menurut kepraktisan penyimpanan.
1.      Alat-alat Perawatan.
2.      Alat-alat kedokteran umum.
3.      Hospital furniture and equipmens.
4.      Alat-alat laboratorium gelas.
5.      Alat-alat kedokteran gigi.
6.      Alat-alat X-Ray & accessories.
7.      Alat-alat optic.
8.      Alat bedah.
9.      Alat bedah tulang.
10.  Alat untuk penyelidikan.
11.  Alat kedokteran hewan.
12.  Alat-alat elektromedis.
Bagaimana sebaiknya belajar ALKES
Untuk dapat mempelajari alat-alat kesehatan dengan baik, sebaiknya dimulai dengan memahami:
1.      Alat-alat kesehatan/kedokteran yang seharusnya ada di Apotek
2.      Alat-alat kedokteran Umum, yang meliputi :
a.         Alat-alat diagnostic.
b.         Alat-alat untuk pemeriksaan.
c.         Alat-alat umum lainnya.
3.   Alat-alat Bedah.
4.      Alat-alat Bedah tulang.
5.      Alat-alat Perlengkapan di Rumah Sakit.
6.      Hospital linen wears
Alat-alat Kesehatan/Kedokteran yang seharusnya ada di Apotek.
1.    Alat Pembalut.
2.    Alat Perawatan.
3.    Alat-alat untuk Penampungan.
4.    Hospital Wares.
5.    Catheters.
6.    Jarum suntik.
7.    Alat Semprit.
8.    Paratus.
9.    Jarum Bedah.
10.     Benang Bedah.
11.     Abbocath 

Daftar Alat-alat kesehatan yang terdapat di perpustakaan Akademi Farmasi Al-Fatah beserta fungsinya
Abbocath
Jarum yang digunakan untuk pemasangan infuse, untuk mengambil cairan udema.

Alat Suntik (spuit)
adalah pompa piston sederhana untuk menyuntikkan atau menghisap cairan atau gas. Alat suntik terdiri dari tabung dengan piston di dalamnya yang keluar dari ujung belakang. Adapun ujung depannya dapat dilengkapi dengan jarum hipodermik atau selang untuk membantu mengarahkan aliran ke dalam atau keluar tabung. Alat suntik beserta jarum suntik umumnya dijual dalam satu paket.




Benang Bedah
Terbagi menjadi 2 macam yaitu yang dapat diabsorbir oleh tubuh dan yang tidak bisa diabsobir oleh tubuh.

Breast Pump
Breast pump atau Pompa ASI adalah alat bantu yang digunakan ketika bayi tidak bisa langsung menyusu langsung ke Ibu karena berbagai alasan.

Catheter
Catheter adalah sebuah tabung yang dapat dimasukkan kedalam rongga, saluran tubuh, atau kapal. Kateter demikian memungkinkan drainase, injeksi cairan, atau akses oleh instrumen bedah. Sebuah kateter dimasukkan secara permanen dapat disebut sebagai sebuah perm cath.



A.      Kondom Catheter
Alat ini digunakan untuk menghubungkan penis dengan urin bag melalui ujung tubenya, terutama pada pasien yang sering buang air kecil dengan tidak sadar.

B.     Two Way chateter
Untuk balon dan lubang besar untuk drainase urin.

C.    Three Way Chateter
Untuk menggembungkan balon satu lubang, dan memasukan cairan irigasi.


D.      Nelaton Catheter
Adalah catheter yang digunakan untuk dapat buang air kecil.

Extractor Mucus
Untuk menyedot lendir dari trachea bayi yang baru lahir, dan untuk menyedot cairan amniotic.
Stomach Tube
Kegunaanya : Untuk mengumpulkan getah lambung, untuk membilas dan mencuci perut, untuk pemberian obat-obatan.


Hot Water Bottle
Warm Water Zak (bah. Belanda) berarti kantung berisi air panas. Ada juga yang menyebut botol panas (Hot water Bottle). Yang umum terdapat di Apotek, adalah kantung yang terbuat dari karet dengan bentuk seperti digambar.

Ijskap
Dalam bahasa Inggris disebut Icebag. Umumnya berbentuk bulat, terbuat dari bahan karet dengan tutup di tengahnya. Digunakan untuk kompres dingin pada anak-anak.

Infus Set
Digunakan sebagai saluran untuk memasukkan cairan infuse ke dalam tubuh pasien.

Jarum Bedah (Surgical Needles)
Digunakan untuk menjahit luka, umumnya luka operasi, umumnya terbuat dari logam SS.

Jarum Suntik
Adalah jarum yang secara umum digunakan dengan alat suntik untuk menyuntikkan suatu zat ke dalam tubuh. Jarum ini juga dapat digunakan untuk mengambil sampel zat cair dari tubuh, Contohnya mengambil darah dari urat darah halus pada venipuntur

Jarum suntik Insulin
Alat yang digunakan untuk menyuntikkan insulin pada penderita diabetes.

Kasa
Gaas atau kain Gaas berasal dari bahasa belanda yang kini diterjemahkan dalam bahasa Indonesia menjadi Kasa atau kain Kasa. Bentuk kain seperti kawat, yaitu berlobang-lobang kecil. 1. Kasa steril 2. Dressing (penutup luka) 3.Gaas yang telah berisi bahan obat.


       

Lancet
Perangkat berpegas yang digunakan untuk menusuk kulit dengan jarum kecil untuk mendapatkan sampel tetes darah.
                            

Masker
Digunakan untuk menutup saluran pernafasan dari pengaruh udara luar, debu, polusi, bau yang tidak sedap, pencegahan penularan penyakit dari saluran nafas dan juga digunakan Dokter sebagai alat pelindun diri saat operasi.
                                       
Pembalut Leher
Kegunaanya : Menopang kepala dan membatasi gerak dari cervical vertebrate (Tulang leher). Ukuran leher ada 4 macam, mulai dari ukuran extra kecil : 31cm-34cm. Ukuran kecil : 33cm-36cm. Ukuran medium : 36cm-40cm. Ukuran medium : 36cm-40cm. Ukuran besar : 40cm-43cm.

Pispot
Digunakan apabila pasien ingin buang air besar sedangkan pasien tidak bisa ke kamar mandi/tidak boleh ke kamar mandi sendirian.

Reflex Hammer
Disebut juga palu reflex digunakan untuk memeriksa kemampuan refleksi dari bagian-bagian tertentu tubuh kita, biasanya lutut.

Sarung tangan (Handschoen)
Digunakan untuk melindungi tangan sipemakai dari lingkungan di sekelilingnya.


Testpack
Alat yang digunakan untuk tes kehamilan

Tepelhoed
Alat yang digunakan untuk melapisi breast ibu menyusui yang sedang sakit/terluka.

Urinal
Bahan urinal bermacam macam ada yang terbuat dari gelas, plastic, dan ada juga yang terbuat dari stainless steel. Digunakan untuk penampungan air seni pada pria yang memiliki ujung lancip, sedangkan untuk wanita memiliki ujung yang lonjong dan berliku.



Urin Bag
Digunakan sebagai alat penampungan urine


Wing Needle
Berlaku sebagai vena tambahan atau perpanjangan vena dari tubuh kita, untuk pengobatan I.V. jangka lama atau yang terputus putus.

Kesimpulan
            Alkes juga dapat didefinisikan sebagai Instrumen, aparatus, mesin dan/atau implan yang tidak mengandung obat yang digunakan untuk mencegah, mendiagnosis, menyembuhkan dan meringankan penyakit, merawat orang sakit, memulihkan kesehatan pada manusia, dan/atau membentuk struktur dan memperbaiki fungsi tubuh.
Berdasarkan fungsinya alat kesehatan dapat digolongkan menjadi beberapa penggolongan antara lain fungsinya, sifat pemakaiannya, Kegunaannva, umur peralatan, macam & bentuknya, kepraktisan penyimpanan.

Alkes banyak terdapat disekitar kita terutama paramedic tidak terkecuali Farmasi, oleh karena itu sebagai tenaga Farmaasi kita wajib mengetahui nama-nama serta penggunaan dari macam jenis Alkes.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar